1

Produksi Telur Ayam Layer di Kukar Meningkat, Distanak Beri Dukungan Lewat Program Pelatihan

Kutai Kartanegara, biwara.co – Produksi telur ayam layer di Kutai Kartanegara (Kukar) semakin meningkat berkat kesuksesan para peternak di Kecamatan Samboja.

Kepala Bidang Peternakan Distanak Kukar, Aji Gazali Rahman mengatakan, setiap harinya para peternak ayam layer mampu memproduksi 180 butir telur lokal dan 30 ribu butir telur omega tiga.

“Peningkatan produksi 2024 ini sangat signifikan,” ujar Aji sapaan karibnya, Selasa (2/12/2024).

Ia menilai peningkatan produksi telur di Kecamatan Samboja ini dapat memenuhi kebutuhan telur di wilayah tersebut, terutama untuk mendukung program pencegahan stunting.

Produksi telur yang melimpah tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat lokal, tetapi juga berperan penting dalam program kesehatan masyarakat.

“Kita ingin dengan produksi yang meningkat, ketersediaan telur sebagai sumber protein ini stabil dan bisa untuk program pencegahan stunting,” ujarnya.

Kecamatan Samboja sendiri menjadi salah satu wilayah dengan kontribusi terbesar dalam produksi telur di Kukar.

Wilayah tersebut dikenal dengan peternakan ayam petelur dari pihak swasta yang dikelola secara efisien dan berkelanjutan.

Distanak Kukar terus mendorong peningkatan kapasitas produksi dan kualitas telur melalui berbagai program pelatihan dan dukungan kepada para peternak ayam layer.

“Dengan adanya dukungan itu, sektor peternakan ayam layer di Kukar kita ingin terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah dan kesehatan masyarakat,” tutupnya. (adv/KominfoKukar)




Kepala DLHK Kukar Paparkan Strategi Pengelolaan Sampah

Kutai Kartanegara, biwara.co – Pengelolaan sampah di Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi hal yang serius diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.

Slamet Hadirahajo, Kepala DLHK Kukar menjelaskan pengadaan sarana dan prasarana (sapras) pembuangan sampah menjadi prioritas utama untuk mendukung kebersihan lingkungan.

“Kami memprioritaskan pengadaan sarana dan prasarana (Sapras), seperti unit truk sampah dan pembangunan Tempat Penyimpanan Sementara (TPS), serta Tempat Pengolahan Akhir (TPA),” kata Slamet.

Slamet menyebut, pengadaan unit mobil pengangkut sampah rencananya mencakup seluruh kecamatan di Kukar. Dengan pemerataan, permasalahan sampah di seluruh wilayah Kukar dapat diatasi dengan lebih cepat dan efisien.

“Pembangunan TPS dan TPA juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan sampah di Kukar,” ujarnya.

TPS akan memudahkan warga membuang sampah pada tempat yang telah disiapkan, sedangkan TPA berfungsi sebagai tempat pengolahan akhir sampah agar pengelolaannya lebih terpadu dan ramah lingkungan.

“Langkah ini merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga lingkungan bersih dan sehat bagi masyarakat,” jelasnya.

Slamet menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menjamin keberhasilan program ini.

“Kami berharap ke depan Kukar bisa menjadi kabupaten yang bersih dan mampu mengelola sampahnya dengan baik,” harapnya.

Dengan penyediaan fasilitas yang memadai dan pengelolaan yang lebih terstruktur, DLHK Kukar optimis upaya ini mampu mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kukar. (adv/KominfoKukar)




Potensi Wisata Alam Kedang Ipil, Pemdes Akan Kembangkan Wisata Air Terjun

Kutai Kartanegara, biwara.co – Desa Kedang Ipil di Kecamatan Kota Bangun Darat, Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki data tarik wisata tersendiri. Di desa tersebut terdapat air terjun yang masih belum banyak terjamah wisatawan.

Kepala Desa Kedang Ipil, Kuspawansyah mengatakan, pihaknya akan mendorong pengembangan wisata air terjun Kedang Ipik dengan tetap memperhatikan kelestarian alam dan budaya setempat.

“Kami ingin wisatawan datang tanpa merusak lingkungan,” ujar Kuspawansyah, belum lama ini.

Air terjun ini diharapkan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Saat ini, pemerintah desa tengah berdiskusi dengan warga untuk memastikan pengembangan berjalan lancar.

“Pengembangan wisata di desa ini bukan hanya membuka peluang ekonomi baru, yang menjadi target kami. Namun, pengembangan potensi harus tetap menjaga kelestarian alam dan budaya terutama yang ada di Desa Kedang Ipil,” tandasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Desa Kedang Ipil tengah memfokuskan diri untuk mempersiapkan gebrakan-gebrakan baru yang diharapkan dapat membawa kesejahteraan masyarakat Desa Kedang Ipil. (adv/KominfoKukar)




Diskominfo Kukar Gelar Sosialisasi Pengecualian Informasi

Kutai Kartanegara, biwara.co – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar sosialisasi pengecualian informasi kepada OPD, kecamatan, kelurahan/desa, dan Bumdes, Kamis (28/11/2024 di ruang rapat lantai 3.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kukar Sofyan Agus menyebut, hal ini penting dalam aktifitas pengelolaan layanan informasi publik melalui kegiatan Uji Konsekuensi.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan OPD, Kecamatan, desa dan kelurahan serta Bumdes dapat memahami Informasi Publik dan Informasi dikecualikan dari informasi yang dimiliki dan dikuasainya,” ujarnya.

Sementara itu, Pranata Humas Ahli Muda Diskominfo Kukar, Zainul Effendi Joesoef, dalam materinya menyampaikan bahwa publik memiliki hak informasi yang dijamin dalam konstitusi dan perundang-undangan yang lain.

Publik memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan informasi dari Badan Publik melalui kegiatan Pengelolaan Layanan Informasi dan Dokumentasi (PLID) yang dilaksanakan oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada Organisasi Perangkat Daerah. PPID Pelaksana pada OPD atau Badan Publik lainnya memiliki peran utama dalam memenuhi hak publik untuk mendapatkan informasi

“Kita akan melaksanakan Uji Konsekuensi untuk melakukan Pengecualian Informasi dari dokumen arsip yang dimiliki dan dikuasai oleh Badan Publik di Kabupaten Kutai Kartanegara,” terangnya.

Uji konsekuensi ini wajib dilakukan sebelum menolak permohonan informasi publik yang bersifat rahasia, sebagai bentuk kepatuhan terhadap Undang-Undang No.14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik dan perundang-undangan yang lain,” sambungnya.

Senada, Analis Sitem Informasi Diskominfo Kukar M. Agri Winata dalam materinya juga menyampaikan tentang tahapan dan tata cara pelaksanaan Uji Konsekuensi.

“Usulan Daftar Informasi Dikecualikan berisi nama dokumen, alasan pengecualian jika dibuka dan ditutup, dengan dasar hukum Undang-Undang, serta retensi maksimal 30 tahun,” tuturnya.

Secara teknis dijelaskan bahwa PPID Pelaksana pada OPD atau Badan Publik lainnya mengajukan Surat Usulan Pengecualian Informasi yang ditujukan kepada Diskominfo Kukar sebagai PPID Kabupaten. PPID Kabupaten yang berkewajiban untuk memfasilitasi Pelaksanaan Uji Konsekuensi. Selanjutnya akan dilaksanakan Uji Konsekuensi dengan penguji dari unsur Pemerintah, Akademisi, dan Masyarakat.

“Dari hasil Uji Konsekuensi tersebut akan dihasilkan Dokumen Informasi Dikecualikan,” tutupnya. (adv/KominfoKukar)




Menuju MTQ Kukar ke-45, Persiapan Telah Matang

Kutai Kartanegara, biwara.co – Kecamatan Samboja Barat nyatakan kesiapannya untuk menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ke-45.

Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada 2-8 Desember 2024. Persiapan intensif telah dilakukan untuk menyukseskan acara yang melibatkan seluruh kecamatan se-Kukar ini.

Camat Samboja Barat, Burhanuddin, dalam rapat persiapan di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Senin (25/11/2024), menyampaikan bahwa seluruh aspek teknis telah dipersiapkan dengan matang.

“Alhamdulillah, mulai dari desain panggung utama hingga fasilitas pendukung, seperti pemondokan dan transportasi, semuanya sudah siap,” ungkapnya.

MTQ kali ini melibatkan 12 lokasi arena lomba yang tersebar di empat kelurahan dan desa di Samboja Barat. Arena utama bertempat di Lapangan Gelora Remaja Margomulyo, yang akan menjadi pusat kegiatan tilawah golongan remaja dan dewasa.

Selain itu, fasilitas seperti genset cadangan dan air bersih telah dipastikan tersedia di setiap arena untuk menunjang kenyamanan peserta.

Burhanuddin juga menyebutkan bahwa 65 pemondokan telah disiapkan untuk peserta, dewan hakim, dan panitia, semuanya dilengkapi fasilitas pendukung.

“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kami yakin MTQ ke-45 ini akan berjalan sukses,” pungkasnya.

Hadir dalam rapat tersebut, Ketua Umum LPTQ Kukar, Sunggono, bersama jajaran pengurus lainnya, termasuk dewan pengawas dan tim verifikasi MTQ. (adv/KominfoKukar)




Dispar Kukar Bekali Penyelam Dengan Pelatihan dan Sertifikasi

Kutai Kartanegara, biwara.co – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menggelar pelatihan untuk para penyelam atau tim diving.

Sebanyak 20 tim diving dari tiga Pokdarwis, yakni Pantai Biru Kersik di Kecamatan Marangkayu, Pesona Pangempang di Kecamatan Muara Badak, dan Pokdarwis Karya Ambalat di Kecamatan Samboja Barat turut ambil bagian.

Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta mengatakan, Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Dispar Kukar untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mendukung sektor pariwisata.

“Program ini bertujuan untuk mencetak pemandu wisata diving bersertifikat, sehingga potensi wisata bahari di Kukar dapat dimaksimalkan,” ujar Ridha belum lama ini.

Dispar Kukar tidak hanya membina SDM, tapi juga mendukung dari segi program pengembangan. Melalui sertifikasi diving, diharapkan para peserta bisa menyusun paket wisata diving di spot-spot unggulan.

Pelatihan ini disiapkan menjadi beberapa tahapan. Mulai dari teori hingga praktik di laut Kota Bontang. Peserta akan mendapat pelatihan untuk level dasar (open water) dan sebagian lanjut ke tingkat lanjutan (advanced).

“Dengan adanya pemandu diving bersertifikat, daerah kita akan lebih siap menerima wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah laut. Ini juga menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat setempat,” tandasnya. (adv/KominfoKukar)




Jadi Pusat Pemerintahan Kecamatan Baru, Desa Kedang Ipil Siap

Kutai Kartanegara, biwara.co – Pemerintah Desa (Pemdes) Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kutai Kartanegara (Kukar) sedang mempersiapkan diri untuk menjadi ibu kota Kecamatan Kota Bangun Darat yang baru.

Proses ini melibatkan penataan wilayah secara menyeluruh guna mendukung peran desa sebagai pusat pemerintahan.

Kepala Desa Kedang Ipil, Kuspawansyah mengatakan, bahwa pemetaan wilayah desa menjadi prioritas untuk memastikan pengelolaan tata ruang yang terintegrasi.

“Kami memetakan seluruh area, termasuk hutan adat, perkebunan, dan lahan pertanian, agar tidak ada perubahan fungsi lahan yang tidak sesuai,” jelasnya, Rabu (27/11/2024).

Lanjutnya, penataan tata ruang ini dirancang untuk mendukung pengembangan kawasan hutan adat sebagai kawasan lindung, sekaligus memastikan lahan pertanian tetap produktif.

Selain itu, Pemdes berencana membangun infrastruktur baru untuk mendukung operasional pemerintahan di masa depan Kukar yang lebih maju.

Pria yang akrap disapa Kuspawansyah menambahkan, bahwasanya rencana ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat pemerintahan, tetapi juga mendorong pembangunan ekonomi desa.

“Kami berharap dengan menjadi ibu kota kecamatan, Desa Kedang Ipil bisa berkembang menjadi pusat ekonomi, budaya, dan pemerintahan yang maju,” pungkasnya. (adv/KominfoKukar)




Sekda Sunggono Ingatkan Batas Akhir Penyelesaian Administrasi Anggaran

Kutai Kartanegara, biwara.co – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pimpin rapat evaluasi administrasi anggaran di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan se-Kukar.

Kegiatan bertajuk Ngapeh Hambat ini digelar di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Senin (25/11/2024). Dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Asisten I Akhmad Taufik Hidayat, Asisten III Dafip Haryanto, dan Kepala BPKAD Sokotjo.

Pada kesempatan tersebut, Sunggono menegaskan, bahwa penyelesaian administrasi anggaran menjadi prioritas bagi seluruh OPD dan Kecamatan di Pemkab Kukar.

“Mengingatkan seluruh peserta rapat untuk menyelesaikan administrasi kegiatan sebelum batas waktu yang telah ditentukan, yakni 15 Desember 2024,” ujarnya.

Hal ini diharapkan dapat mendukung pencapaian kinerja yang optimal menjelang akhir tahun 2024.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa evaluasi anggaran ini akan menjadi dasar bagi perencanaan anggaran Pemkab Kukar pada tahun 2025.

“Oleh karena itu, penyelesaian administrasi yang tepat waktu sangat penting agar tidak mengganggu kelancaran operasional di masa mendatang,” tegasnya.

Sunggono mengingatkan untuk meminimalisir Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang dapat menghambat alokasi anggaran di tahun berikutnya. (adv/KominfoKukar)




Sektor Pertanian Jadi Ujung Tombak Perekonomian Warga Desa Kedang Ipil

Kutai Kartanegara, biwara.co – Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kutai Kartanegara (Kukar) kian gencar memprioritaskan pengembangan sektor pertanian berkelanjutan sebagai salah satu strategi pembangunan desa.

Pemerintah desa menargetkan pertanian sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang ramah lingkungan.

Kuspawansyah, Kepala Desa Kedang Ipil, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk meningkatkan hasil tani sekaligus menjaga kelestarian alam.

“Kami ingin menjadikan pertanian sebagai kekuatan utama desa, tetapi tetap memperhatikan aspek lingkungan,” ujarnya belum lama ini.

lanjutnya, pemerintah desa berencana memberikan pelatihan kepada para petani untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola lahan secara efektif. Selain itu, pengadaan alat pertanian modern juga sedang direncanakan untuk mendukung produktivitas petani lokal.

Menurut Kuspawansyah, pengelolaan pertanian yang berkelanjutan akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.

“Desa kami tidak hanya ingin meningkatkan hasil panen, tetapi juga menciptakan ekosistem pertanian yang sehat dan mendukung kehidupan generasi mendatang,” tuturnya.

Pengembangan sektor pertanian ini juga diharapkan dapat berkolaborasi dengan sektor lain, seperti pariwisata. Pemerintah desa berencana mempromosikan produk lokal sebagai daya tarik wisata, sehingga menciptakan sinergi yang menguntungkan bagi perekonomian desa. (adv/KominfoKukar)




Gunakan Sistem Digital, MTQ Kukar 2024 Tekankan Transparansi dan Efisiensi

Kutai Kartanegara, biwara.co – Gelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 di Samboja Barat akan mengadopsi sistem digital untuk menunjang transparansi dan efisiensi penyelenggaraan.

Inovasi ini diapresiasi oleh banyak pihak sebagai langkah maju dalam pengelolaan kegiatan keagamaan di Kukar.

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyatakan bahwa digitalisasi dalam acara MTQ ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memanfaatkan teknologi dalam setiap lini pelayanan.

“Ini menjadi langkah awal yang baik. Teknologi tidak hanya mempermudah, tetapi juga meningkatkan transparansi kegiatan,” ujarnya saat rapat persiapan di Tenggarong, Senin (25/11/2024).

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ, Burhanuddin, menyebut bahwa proses pendaftaran peserta hingga penjurian akan menggunakan sistem digital.

“Kami ingin memastikan bahwa penilaian dilakukan secara adil dan efisien. Sistem ini juga mempermudah panitia dalam mengelola data peserta,” ungkapnya.

Sistem digital ini juga diterapkan pada beberapa aspek lain, seperti jadwal lomba dan pelaporan hasil akhir. Peserta, panitia, dan masyarakat dapat mengakses informasi secara real-time melalui aplikasi yang telah disiapkan.

Dengan berbagai inovasi yang diterapkan, MTQ ke-45 ini diharapkan menjadi contoh bagi pelaksanaan acara serupa di masa depan. (adv/KominfoKukar)