1

Soal Penyelidikan 21 IUP Diduga Palsu, Muhammad Samsun Sebut DPRD Kaltim Akan Awasi Prosesnya

Samarinda, biwara.co – Informasi teranyat, 21 Izin Usaha Pertambangan (IUP) Batu Bara di Kalimantan Timur (Katim) yang diduga palsu, telah masuk dalam proses penyelidikan. Kembali ditanggapi Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun.

Persoalan ini menjadi pelik lantaran terdapat tanda tangan Gubernur Kaltim. Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, karena dokumen aslinya tidak ketemu, Polda Kaltim akan masuk pada laboratorium forensik untuk mengecek tanda tangan Gubernur Kaltim yang ada tersebut asli atau tidak.

“Jadi kita serahkan pada Polda Kaltim yang akan diawasi oleh Komisi I DPRD Kaltim,” kata Muhammad Samsun, Selasa (9/5/2023).

Disinggung kebenaran informasi jika Polda Katim akan menggeledah kantor Gubenur Kaltim, Muhammad Samsun menjelaskan, tanggal 2 Mei 2023 lalu pihaknya telah melakukan rapat bersama sejumlah pihak terkait dan memang karena status kasus telah masuk di penyelidikan sehingga masih dalam proses pengumpulan berkas.

“Nanti pak gubernur informasi dari mereka (tim penyelidikan), akan disuruh tandatangan 5 kali paraf dan sebagainya termasuk dokumen-dokumen sebelumnya, tandatangan pak gubernur akan diambil,” kata Muhammad Samsun.

“Terkait penggeledahan memang ada wacana tersebut. Kepada DMPMTSP termasuk biro umum yang mengeluarkan surat pengantar pada Kementerian ESDM,” sambung Muhammad Samsun.

Sementara terkait tenggang waktu penanganan 21 IUP, Muhammad Samsun menjelaskan bahwasannya kasus ini tidak bisa diberikan dateline kepada pihak kepolisian karena yang menjadi permasalahan adalah keaslian dokumennya.

“Siapa yang simpan kita tidak tahu, kita hanya terima scan dan fotocopy saja, termasuk pihak Polda. Makanya Polda itu besurat ke Kementerian ESDM sampai saat ini, belum ada respon, karena saat ini kita tahu Kementerian ESDM sedang diperiksa KPK. Tetapi kami sepakat seluruh OPD terkait bahwa surat tersebut palsu karena tidak terdata dan tercatat,” tegas Muhammad Samsun. (Adv/DprdKaltim/AL)




Distanak Kukar Adakan Klinik Konsultasi bersama Desa dan Kelompok Tani untuk Pemutakhiran Data Pertanian

Tenggarong, biwara.co – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara (Distanak Kukar) mengadakan rapat koordinasi pemutakhiran data bersama Desa dan Kelompok Tani dari 10 kecamatan di Kukar. Rapat koordinasi itu dibalut dalam konsep klinik konsultasi yang digelar di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, pada Selasa (9/5/2023).

Rapat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dalam pengelolaan sektor pertanian di masing-masing daerah agar setiap langkah yang diambil kedepannya bisa tepat sasaran, karena berbasis data yang valid.

Dalam rapat koordinasi ini, Distanak menjaring isu-isu strategis yang diperlukan untuk merencanakan pengembangan sektor pertanian dengan baik dan hasilnya dapat terukur.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Distanak Kukar, Muhammad Rifani mengatakan bahwa Desa dan Kelompok Tani yang diundang merupakan Desa yang memiliki hamparan lahan sawah yang luas dan terhubung.

“Kami menjaring isu-isu strategis ini. Agar perencanaan pertanian itu bisa direncanakan dengan baik dan hasilnya bisa terukur. Karena kita tidak lagi bicara output. Tapi harus ada out come, income, impact dan benefit,” ucap Rifani.

Dengan adanya kegiatan seperti ini maka Desa dan Kelompok Tani dapat langsung berkonsultasi kepada Distanak Kukar terkait dengan kebutuhan dalam pengembangan sektor pertanian di kawasannya masing-masing.

Tujuan dari pemutakhiran data ini agar Kelompok Tani dan Desa bisa mengidentifikasikan kebutuhan dalam pengelolaan sektor pertanian di masing-masing daerahnya. Hal ini dimaksudkan agar setiap langkah yang diambil kedepannya bisa tepat sasaran, karena berbasis data yang valid.

Rifani menjelaskan, bahwa proses identifikasi sangat penting untuk menjaring isu-isu strategis dalam pengembangan sektor pertanian di masing-masing desa. Mengingat disetiap desa memiliki permasalahan yang berbeda-beda, sehingga metode penyelesaian permasalahannya pun berbeda.

“Karena data pertanian ini tidak mungkin stagnan, tapi dinamis. Jadi hari ini seperti ini, besok belum tentu sama. Harapan kita Distanak akan jadi OPD yang kuat dalam basis data, presisi dalam perencanaan, tepat sasaran dan terukur dalam pelaksanaan. Kalau itu bisa kita capai Insya Allah kita akan menjadi leading sector di tahun yang akan datang,” pungkasnya. (Adv/KominfoKukar/Ksm)




Pemkab Gencarkan Program Kukar Siap Kerja untuk Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

Tenggarong, biwara.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus menggencarkan program Kukar Siap Kerja untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kukar . Salah satu caranya adalah dengan rutin menggelar pelatihan kerja.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengungkapkan langkah tersebut dilakukan untuk menyiapkan calon pekerja yang berkualitas di bidangnya masing-masing. Oleh karena itu, Edi meminta kepada perusahaan yang beroperasi di Kukar agar tidak merekrut tenaga kerja dari luar daerah dan memanfaatkan masyarakat lokal yang telah berkompeten.

Edi mengatakan bahwa pihaknya akan menggandeng pihak perusahaan untuk menggencarkan program pelatihan kerja sehingga masyarakat yang mengikutinya dapat langsung direkrut oleh pihak perusahaan sesuai bidang keahliannya. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kerja bagi generasi di Kukar dan menjaga kualitas tenaga kerja lokal.

“Ini akan terus kita suarakan agar perusahaan bisa merekrut tenaga kerja di Kukar. Ketika pemerintah telah bekerjasama dengan perusahaan, ke depan perekrutan pekerja harus melalui Disnakertrans Kukar,” ungkapnya saat dikonfirmasi Selasa (9/5/2023).

Edi mengaku Program Kukar Kerja tersebut disiapkan untuk melatih generasi di Kukar yang siap bekerja.

“Kita akan fasilitasi dan kita salurkan ke beberapa perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja,” pungkasnya. (Adv/KominfoKukar/Ksm)




Pemkab Kukar Akan Merombak Kawasan Jalan Kartini dan Jalan Panjaitan Menjadi Tempat Wisata Unggulan

Tenggarong, biwara.co – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan menata area pemukiman di Jalan Kartini dan Jalan Panjaitan untuk dijadikan sebagai tempat wisata unggulan di Kecamatan Tenggarong.

Menurut Kepala Disperkim Kukar, Maman Setiawan, area seluas sekitar 1,3 kilometer persegi tersebut akan dikonsep sebagai pengembangan ekonomi masyarakat yang berbasis pada UMKM lokal. Hal ini didorong agar area tersebut menjadi wisata unggulan di Kukar dan menarik minat wisatawan lokal maupun nasional serta mancanegara untuk berkunjung ke Kukar.

“Akan kita tata dengan baik, tujuannya agar tidak ada lagi bangunan yang membelakangi Sungai Mahakam,” ujarnya, Selasa (9/5/2023).

Dalam pembangunannya nanti, Disperkim Kukar disebutkannya akan menggelontorkan dana sekitar Rp 200 miliar dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggaran itu akan digunakan untuk membongkar 196 rumah warga yang berasal di pinggiran anak Sungai Mahakam.

“Nantinya akan kita bangun 300 unit bangunan dengan ukuran 6×7 meter dengan bentuk yang seragam dan bernuansa rumah adat Kutai,” sebutnya.

Kata dia, sepanjang area tersebut juga akan dibangun pemukiman untuk pelaku UMKM yang akan ditentukan oleh Pemkab Kukar. Selain itu juga akan dibangun taman, wisata kapal serta tempat kuliner tradisional dan modern.

“Ada juga teater mini dan souvernir seperti yang ada di Malioboro Yogyakarta,” pungkasnya. (Adv/KominfoKukar/Ksm)




Tim Sahabat Ganjar Rapatkan Barisan ke DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Timur

Samarinda, biwara.co – Dukungan dalam pemenangan Ganjar Pranowo sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) di Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang. Membuat relawan-relawan yang tergabung didalam Sahabat Ganjar di seluruh Indonesia merapat barisannya.

Dukungan Relawan Sahabat Ganjar untuk pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres tahun 2024 ini, sesuai dari instruksi DPP Sahabat Ganjar kepada DPW Sahabat Ganjar di seluruh Indonesia untuk serempak menghadap ke kantor DPD PDI Perjuangan di Provinsi masing-masing.

Sesuai dengan instruksi tersebut, maka ketua DPW Sahabat Ganjar Kalimantan Timur (Kaltim) Michail Agustinus Wangkay, menghadap ke DPD PDI Perjuangan provinsi Kaltim, di jalan A. Wahab Sjahranie, Samarinda, pada Selasa (9/05/2023).

“Kami diinstruksikan untuk hari ini, serempak di 34 provinsi, DPW Sahabat Ganjar sowan ke kantor DPD PDI Perjuangan provinsi masing-masing,” ujarnya.

“Syukur Alhamdulillah di sore hari ini kami bisa diterima oleh pengurus DPD PDI Pejuangan Kaltim dan kami sowan, kami berkenalan, serta kami akan bersinergi untuk kerja-kerja kami kedepan dalam rangka bapak Ganjar Pranowo bisa terpilih menjadi presiden di tahun 2024 nanti,” sambung Agustinus.

Dalam pertemuan itu, dirinya menyampaikan keinginan pihaknya untuk bersinergi dan bekerjasama serta mengutamakan kebutuhannya terhadap kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan kedepannya.

“Dan juga kami sampaikan bahwa sahabat Ganjar di Kaltim ini sudah terbentuk di 6 kabupaten/kota. Dan dalam rangka itu pula, di gerak-gerak kedepan kami berharap, di kabupaten PDI Perjuangan juga bisa bersinergi,” lanjutnya.

Selanjutnya ditempat yang sama, Ketua Tim Relawan DPD PDI Pejuangan provinsi Kaltim Veridiana Huraq Wang, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapat surat tugas dari partai untuk mengkoordinir relawan-relawan yang ada di tingkat provinsi Kaltim.

“Tahapan yang sudah kami lakukan adalah ini merupakan pertemuan yang kedua dan kami bersyukur selama 2 hari ini sejak hari Minggu kemarin sampai hari ini kita mungkin kurang lebih sudah ada 10 kelompok relawan yang sudah menyampaikan kepada kami di Kaltim. Dan sore ini kami menerima dari sahabat Ganjar yang sudah ada di 6 kabupaten/kota,” katanya.

Dirinya juga menyampaikan, untuk relawan-relawan yang tersebar di Kabupaten/kota juga akan ada yang mengkoordinir melalui DPC PDI Pejuangan di masing-masing kabupaten/kota.

“Jadi sebagai tim yang mengkoordinir tugas kami tentu mengkoordinir relawan-relawan ini supaya satu sama lain saling mengenal,” ujar Veridiana.

 

Dari DPD PDI Perjuangan sendiri, kata Veridiana, support yang diberikan untuk Tim Sahabat Ganjar program-program pemenangan Ganjar Pranowo akan di satukan.

“Nanti kita akan melakukan pertemuan, karena ini baru bertemu jadi kita belum menggali jauh apa yang menjadi harapan dari tim relawan ini,” tuturnya.

Ketua komisi III DPRD provinsi Kaltim itu, berharap dapat memenangkan Ganjar Pranowo di Kaltim sebagai presiden.

“Harapan kita dengan sahabat Ganjar tentu jelas kita ingin memenangkan Ganjar di Kaltim sebagai presiden di 2024,” tandasnya.(*)
(Cyn)




Bupati Kukar Minta Dinsos Perkuat Puskesos Sebagai Wadah Pengaduan Persoalan Kemiskinan

Tenggarong, biwara.co – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, meminta Dinas Sosial (Dinsos) Kukar untuk memperkuat keberadaan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) sebagai wadah pengaduan persoalan kemiskinan yang ada di wilayah Kukar.

“Saya minta Dinsos Kukar untuk memperkuat keberadaan Puskesos sebagai wadah pengaduan persoalan kemiskinan,” ucap Edi.

Edi juga menyerukan kepada Dinsos Kukar untuk membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) agar kinerja yang dilakukan oleh jajaran Puskesos dapat terpantau dengan baik saat melakukan update data kemiskinan di Kukar.

“Saya ingin update data kemiskinan yang dilakukan Puskesos di lapangan terus terpantau dan dilakukan verifikasi by name by adress,’ ungkap Edi saat dikonfirmasi Senin (8/5/2023).

Selain itu, Edi mengaku akan bersurat ke Kemensos RI dalam waktu dekat ini. Tujuannya agar digelar audiensi terkait perkembangan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kukar.

“DTKS di Kukar harus terus terupdate, agar tidak ada lagi persoalan seperti lambat memasukkan data di aplikasi Kemensos,” jelasnya.

Ia juga meminta aga DTKS bisa disinkronkan dengan data yang dimiliki statistik Kukar agar tidak terkesan jalan sendiri-sendiri.

“Yang terpenting jangan sampai pekerjaan yang selama ini kita lakukan tidak memberikan kontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan di Kukar,” pungkasnya. (Adv/KominfoKukar/Ksm)




Pemkab Kukar Dorong Pembenahan Masjid dan Peningkatan Kualitas SDM Melalui Rumah Ibadah

Tenggarong, biwara.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan dan memperbaiki pelayanan di masjid yang ada di wilayah Kukar. Hal tersebut dibuktikan dengan komitmen Pemkab Kukar dalam mendorong penguatan peran fungsi masjid beserta peningkatan kualitas serta kapasitas para Takmir masjid di Kukar.

Terdapat 750 masjid di Kukar yang telah terdata oleh Dewan Masjid Indonesia. Bupati Kukar, Edi Damansyah, menyatakan bahwa masjid-masjid tersebut akan mendapat penguatan peran dan fungsi agar dapat mendorong pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui rumah ibadah.

“Pemkab Kukar akan terus berupaya mewujudkan idaman masyarakat, salah satunya mewujudkan manusia yang berakhlak mulia, salah satunya yakni pembangunan SDM melalui rumah ibadah,” ucap Edi saat dikonfirmasi Senin (8/5/2023).

Edi berharap agar Pemkab Kukar dan pengurus masjid dan majelis taklim di Kukar agar terus membangun komunikasi yang baik. Dengan demikian kata Edi akan mempermudah penyelesaian masalah yang ada di Kukar seperti mengentaskan kemiskinan, penanganan stunting dan tingginya angka putus sekolah.

“Saya berharap rumah ibadah agar memiliki data profil masyarakat setempat, sehingga Pemkab Kukar mudah mengarahkan program yang sesuai sasaran,” pungkasnya. (Adv/KominfoKukar/Ksm)




Distanak Kukar Akan Normalisasi Sungai di Kecamatan Muara Kaman

Tenggarong, biwara.co – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan upaya dalam mewujudkan Kukar sebagai lumbung pangan di Kalimantan Timur (Kaltim). Salah satu upaya tersebut yaitu dengan melakukan pembangunan saluran irigasi dan normalisasi sungai di Kecamatan Muara Kaman. Normalisasi ini diharapkan dapat menghindarkan lahan pertanian dari potensi terendam banjir.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) Distanak Kukar, Muhammad Rifani, mengatakan bahwa normalisasi sungai tersebut rencananya akan dilakukan menggunakan anggaran APBD Perubahan 2023. Dalam pelaksanaannya, Distanak Kukar akan bekerja sama dengan Bidang Sumberdaya Alam (SDA), Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, dan Kodim 0906/KKR.

“Nah itu Bidang SDA PU akan bekerjasama dengan Kodim 0906/KKR, tapi yang memfasilitasi kegiatan ini kita dari Distanak,” ucap Muhammad Rifani saat dikonfirmasi awak media, Senin (8/5/2023).

Ia mengungkapkan, berdasarkan pemetaan yang dilakukan dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu. Sungai yang akan di normalisasi ini memiliki panjang kurang lebih sekitar 12,9 kilometer. Secepatnya pihak Distanak Kukar bersama SDA, Dinas PU dan Kodim 0906/KKR disebutkannya baru akan melakukan pengecekan lokasi.

“Supaya nanti kita bisa perhitungkan, mana yang manual dan mana yang pakai alat berat kita kerjaan,” pungkasnya. (Adv/KominfoKukar/Ksm)




Pemerintah Kukar Terus Mengejar Pembangunan RS Muara Badak

Tenggarong, biwara.co – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono mengatakan bahwa hingga kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) masih mengejar pembangunan Rumah Sakit (RS) Muara Badak . Meski sudah memasuki tahapan lelang, proses pembangunan RS Muara Badak di Kukar masih berlangsung hingga akhir tahun 2023.

Pembangunan RS Muara Badak diketahui akan memakan anggaran mencapai Rp 67 miliar. Namun, mempersiapkan infrastruktur dan tenaga kesehatan membutuhkan waktu dan dukungan yang lebih lanjut.

Sebab, masih terdapat beberapa suprastruktur lain, yang masih perlu dipenuhi. Seperti Sumberdaya Manusia (SDM), maupun peralatan perlengkapan pelayanan kesehatannya.

“SDMnya itu kemaren kita rencanakan, kita akan penuhi di dalam tahun ini. Tapi ternya belum bisa, karena struktur rumah sakit itu sendiri belum ada,” ucap Sunggono saat dikonfirmasi, Senin (8/5/2023).

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di RS Muara Badak, Sunggono mengaku pihaknya juga sudah memasukan kedalam perencanaan pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun ini.

“Tadi dari hasil rapat kami, untuk sementara tenaga kesehatan yang nanti mengoperasikan RS Muara Badak itu, Kita akan titipkan di puskesmas dulu. Untuk yang perawat dan dokter spesialis kita titip di rumah sakit,” ungkapnya.

Jika tenaga kesehatan dan perlengkapan telah terpenuhi, maka selanjutnya RS Muara Badak dapat beroperasi memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Adapun jumlah tenaga kesehatan, yang rencananya akan ditugaskan untuk mengoperasikan RS Muara Badak. Di perkirakan berjumlah sekitar 60 orang.

“Kan itu tipe C, kalo tipe C itu sekitar 60 orang,” pungkasnya. (Adv/KominfoKukar/Ksm)




Pemkab Kukar Akan Bangun Dua Pabrik Pengolahan Kelapa Demi Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Tenggarong, biwara.co – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dikenal sebagai wilayah dengan potensi buah kelapa yang melimpah . Produksi buah kelapa di Kukar terbilang sangat tinggi yakni sekitar 700 ton per tahunnya. Melihat potensi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar berencana membangun dua pabrik pengolahan buah kelapa di dua titik pada tahun 2023 untuk meningkatkan produksi kelapa di Kukar.

Asisten III Sekretariat Kabupaten Kukar, Totok Heru Subroto mengatakan bahwa produksi kelapa di Kukar dinilai sangat menjanjikan sehingga perlu adanya pengembangan di industri perkebunan kelapa.

“Untuk itu, Pemkab Kukar melalui Disperindag akan membangun pabrik kelapa, yang diharapkan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat. Dengan berbagai macam produk yang akan dihasilkan dari industri kelapa tersebut,” ucap Totok saat dikonfirmasi Senin (8/5/2023).

Totok mengungkap bahwa, nantinya pabrik pengolahan kelapa itu akan dibangun di dua titik yakni Kecamatan Muara Jawa dan Samboja.

“Kedua pabrik ini, akan dibangun pada anggaran perubahan APBD tahun 2023. Untuk lokasinya sendiri berada di Kecamatan Muara Jawa dan Samboja. Melalui anggaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar,” ungkapnya.

Dengan kehadiran pabrik ini, Totok berharap mampu meningkatkan nilai jual buah kelapa di Kukar. Sehingga dapat berdampak langsung pada kesejahteraan petani kelapa di Kukar.

“Pembangunan dua unit pabrik kelapa ini, akan menelan biaya Rp4 Miliar. Semoga dengan keberadaan pabrik ini, dapat meningkatkan perekonomian para petani kelapa,” pungkasnya. (Adv/KominfoKukar/Ksm)